Penulis: Martanti, Listyaning Eko, Rochsas, Auliana, Runjati, Runjati
Diterbitkan: 28 Februari 2024
Sebuah studi kasus-kontrol di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Provinsi Lampung, membandingkan 70 kasus kanker ovarium dengan 70 kelompok kontrol yang dipilih melalui metode pengambilan sampel acak sederhana. Wanita yang tidak memiliki riwayat menyusui menunjukkan peningkatan risiko signifikan terhadap kanker ovarium (nilai p = 0,009, OR = 2,684, IK 95% = 1,326–5,432). Hubungan ini tetap signifikan secara statistik, yang mengindikasikan bahwa menyusui merupakan faktor pelindung yang dapat dimodifikasi terhadap kanker ovarium pada populasi ini.
