Kompres jahe merah

Disarankan

6 studi · 1 rekomendasi

Terakhir diperbarui: 2 Februari 2026

Kompres jahe merah – Encok
Disarankan6 studi

Kompres jahe merah hangat dapat mengurangi nyeri asam urat sebesar 45-57% dalam beberapa hari.

Enam studi yang melibatkan sekitar 168 pasien artritis asam urat menunjukkan pengurangan nyeri yang konsisten dengan terapi kompres jahe topikal. Satu uji klinis acak (RCT) (n=30) yang menggunakan kompres jahe hangat selama 15-20 menit, 6 kali selama 2 minggu menunjukkan pengurangan nyeri yang signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol, dengan mekanisme yang dikaitkan dengan vasodilatasi pembuluh darah yang mencegah kejang otot. Beberapa studi kuasi-eksperimental melaporkan penurunan skor nyeri sebesar 45-57% pada skala penilaian numerik—satu studi menunjukkan skor rata-rata turun dari 6,7 menjadi 2,9 selama 5 hari perawatan berturut-turut. Sebuah uji silang (n=36) menemukan kompres jahe sama efektifnya dengan latihan ergonomis (p=0,000). Aplikasi standar melibatkan jahe merah parut atau bubuk yang diaplikasikan sebagai kompres hangat pada sendi yang terkena selama 15-30 menit per sesi, dengan manfaat yang terukur muncul dalam minggu pertama penggunaan harian.

Bukti

Penulis: Fauzi, Abdul, Nurseskasatmata, Satria Eureka, Sulistyana, Caturia Sasti

Diterbitkan: 31 Desember 2023

Sebuah uji coba terkontrol secara acak terhadap 30 pasien dengan artritis asam urat di Tambaksari, Surabaya membandingkan kelompok perlakuan yang menerima kompres jahe hangat yang dikombinasikan dengan peregangan statis dengan kelompok kontrol. Intervensi diterapkan selama 15-20 menit per sesi, 6 kali selama 2 minggu. Analisis uji-t pada kelompok intervensi menunjukkan perubahan nyeri yang signifikan secara statistik sebelum dan sesudah intervensi. Uji-t sampel independen mengkonfirmasi perbedaan yang signifikan dalam tingkat nyeri antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Mekanisme kompres jahe hangat bekerja melalui vasodilatasi pembuluh darah yang mencegah kejang otot.

Penulis: Achmad Kusyairi, Dodik Hartono, Erika Dwi Safitri

Diterbitkan: 24 Agustus 2023

Dalam uji silang ini yang melibatkan 36 pasien lanjut usia penderita asam urat yang dipilih dari 51 individu melalui pengambilan sampel bertujuan, kompres jahe hangat secara signifikan mengurangi skor nyeri yang diukur pada Skala Peringkat Numerik (NRS). Periode I menunjukkan pengurangan nyeri dari 5,17 sebelum uji menjadi 3,00 setelah uji. Periode II menunjukkan pengurangan dari 3,94 sebelum uji menjadi 2,39 setelah uji. Analisis statistik menghasilkan nilai p sebesar 0,000, yang menunjukkan pengurangan nyeri yang signifikan. Terapi ini sama efektifnya dengan latihan ergonomis tanpa perbedaan signifikan antara intervensi.

Penulis: Putri, Ghea Indah, Rahmiwati, Rahmiwati, Yesti, Yulia

Diterbitkan: 29 April 2021

Sebuah studi kuasi-eksperimental menggunakan desain kelompok kontrol pra-uji dan pasca-uji pada pasien lanjut usia dengan artritis asam urat menunjukkan pengurangan nyeri yang signifikan dengan kompres bubuk jahe merah (nilai p = 0,000). Skor skala nyeri menurun dari rata-rata 4,20 sebelum perawatan menjadi rata-rata 2,30 setelah perawatan, yang mewakili pengurangan 45% pada tingkat nyeri yang dilaporkan. Intervensi tersebut menunjukkan efek yang signifikan secara statistik pada manajemen nyeri pada populasi ini.

Penulis: ., Nurul Hafiza

Diterbitkan: 12 Juli 2019

Dalam studi kelompok kontrol non-ekuivalen pra-uji/pasca-uji kuasi-eksperimental yang melibatkan 32 responden dengan artritis asam urat, kompres jahe putih hangat dibandingkan dengan kompres kayu manis hangat untuk efeknya pada skala nyeri, kadar asam urat, dan suhu lokal. Kedua intervensi menunjukkan efek terapeutik, tanpa perbedaan yang signifikan secara statistik dalam pengurangan nyeri (p = 0,119) atau perubahan suhu lokal (p = 0,100) antara kelompok. Kelompok kompres jahe menunjukkan peningkatan yang terukur dari kondisi awal, meskipun kelompok kayu manis menunjukkan pengurangan asam urat yang lebih baik (p = 0,018).

Penulis: Andriani, Ayu Ningtyas

Diterbitkan: 27 Februari 2019

Sebuah studi deret waktu kuasi-eksperimental dengan 10 pasien lanjut usia penderita artritis asam urat mengukur tingkat nyeri sebelum dan setelah aplikasi kompres serutan jahe merah selama 5 hari berturut-turut. Skor nyeri rata-rata menurun dari 6,7 pada awal (hari ke-1 sebelum perawatan) menjadi 2,9 setelah hari ke-5 perawatan, yang mewakili pengurangan intensitas nyeri sebesar 57%. Uji Friedman menunjukkan perubahan keseluruhan yang signifikan (p=0,000). Uji peringkat bertanda Wilcoxon menunjukkan pengurangan nyeri paling signifikan terjadi pada hari ke-5 (p=0,002). Intervensi tersebut melibatkan pengaplikasian jahe merah parut secara topikal sebagai kompres pada area sendi yang terkena.

Penulis: PERTIWI, Enji Meilia Era

Diterbitkan: 1 Juli 2018

Sebuah studi kuasi-eksperimental dengan 30 pasien artritis asam urat membandingkan terapi kombinasi (kompres jahe hangat ditambah akupresur Ki.3 selama 30 menit) versus kompres jahe saja (15 menit). Kelompok kontrol yang hanya menerima kompres jahe hangat menunjukkan pengurangan nyeri rata-rata sebesar 1,0667 pada skala nyeri, yang menunjukkan bahwa bahkan terapi kompres jahe saja memberikan pengurangan nyeri yang terukur pada pasien asam urat.