Ekstrak daun salam

Disarankan

2 studi · 1 rekomendasi

Terakhir diperbarui: 4 Februari 2026

Ekstrak daun salam – Encok
Disarankan2 studi

Rebusan daun salam dapat menurunkan kadar asam urat dan nyeri yang berhubungan dengan asam urat.

Dua studi kuasi-eksperimental dengan total 86 peserta meneliti efek daun salam pada penyakit asam urat. Pada studi pertama (n=24), rebusan daun salam secara signifikan mengurangi skor nyeri (p=0,000), menunjukkan hasil yang sebanding dengan pengobatan kayu manis. Studi kedua (n=62) menemukan bahwa mengonsumsi air rebusan daun salam dua kali sehari selama 14 hari menurunkan rata-rata asam urat dari 10,87 mg/dL menjadi 7,90 mg/dL—penurunan sekitar 2,97 mg/dL—secara signifikan lebih baik daripada kelompok kontrol. Mekanisme terapeutik dikaitkan dengan kandungan flavonoid dan sifat diuretik yang meningkatkan ekskresi asam urat. Kedua studi tersebut menggunakan desain intervensi non-acak, sehingga membatasi kekuatan bukti. Protokol tipikal melibatkan minum rebusan daun salam dua kali sehari selama dua minggu.

Bukti

Penulis: Desreza, Nanda, Iskandar, Iskandar, Maiyumna, Maiyumna

Diterbitkan: 26 Oktober 2025

Sebuah studi kuasi-eksperimental dengan desain pra-uji pasca-uji melibatkan 24 pasien artritis asam urat, dengan 12 di antaranya menerima rebusan daun salam. Intervensi tersebut menunjukkan pengurangan nyeri yang signifikan secara statistik dengan nilai p = 0,000. Asam urat didefinisikan sebagai kadar asam urat melebihi 7,0 mg/dl pada pria dan 6,0 mg/dl pada wanita. Ketika dibandingkan dengan rebusan kayu manis pada populasi studi yang sama, tidak ditemukan perbedaan signifikan antara kedua pengobatan tersebut (p = 0,196), menunjukkan efektivitas yang sebanding untuk manajemen nyeri.

Penulis: Aprillina, Yeriska, Bukit, Evi Karota, Khairunnisa, Khairunnisa, Nasution, Siti Zahara, Tanjung, Riswani

Diterbitkan: 18 Juli 2025

Sebuah studi kuasi-eksperimental dengan desain pretest-posttest kelompok kontrol non-ekuivalen melibatkan 62 pasien artritis asam urat yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Kelompok intervensi mengonsumsi air rebusan daun salam dua kali sehari selama 14 hari. Rata-rata kadar asam urat pada kelompok intervensi menurun dari 10,87 mg/dL menjadi 7,90 mg/dL, yang mewakili penurunan sekitar 2,97 mg/dL. Penurunan tersebut secara statistik lebih signifikan pada kelompok intervensi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Efek terapeutik tersebut dikaitkan dengan kandungan flavonoid dan sifat diuretik daun salam.