Penulis: Fualal, J, Gakwaya, A, Galukande, M, Jombwe, J, Kanyike, A, Kigula-Mugamba, J, Luwaga, A
Diterbitkan: 2 Juni 2016
Pedoman klinis Uganda tahun 2008 mengidentifikasi konsumsi garam yang tinggi dan makanan yang diawetkan dengan garam sebagai salah satu faktor risiko dalam pola makan yang berkontribusi pada proses onkogenesis lambung bertahap. Dengan meningkatnya angka kejadian kanker lambung hingga tujuh kali lipat di Uganda, dari 0,8/100.000 menjadi 5,6/100.000, pedoman ini memprioritaskan pencegahan primer melalui modifikasi faktor risiko dalam pola makan sebagai strategi yang paling efektif, mengingat sebagian besar pasien datang dengan kondisi stadium lanjut dan prognosis yang buruk.
